Giat Gabungan Pencarian Korban Diduga Tenggelam di Blok Tanjung Kapal Belum Berhasil Temukan Korban
TEGALDLIMO – Upaya pencarian gabungan terhadap seorang pemancing yang diduga tenggelam di perairan Blok Tanjung Kapal, Kecamatan Tegaldlimo, hingga Senin (08/12/2025) malam belum membuahkan hasil. Operasi SAR melibatkan unsur Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) dan Kepolisian, yang dikerahkan sejak hari itu.
Kegiatan diawali dengan briefing yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Tegaldlimo di Pos Tanjung Pasir. Briefing tersebut untuk menyamakan persepsi dan menyusun strategi pencarian di wilayah perairan yang dikenal memiliki karakteristik cukup menantang. Usai koordinasi, tim gabungan segera bergerak ke lokasi.
Personil yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari lima petugas dari Balai Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) dan satu orang Kanit dari Polsek Tegaldlimo. Mereka menunjukkan komitmen tinggi meski medan pencarian yang luas.
Tim gabungan kemudian melaksanakan penyisiran intensif. Area pencarian dibagi dan disisir secara sistematis, dimulai dari perairan Teluk Pangpang hingga mencapai Blok Klosot. Fokus utama tetap pada Blok Tanjung Kapal, lokasi tempat korban dilaporkan terakhir kali sebelum hilang.
Di tengah operasi di perairan, tim bertemu dengan elemen masyarakat setempat yang secara sukarela membentuk tim darat dan juga aktif melakukan pencarian dari garis pantai. Pertemuan ini semakin memperkuat sinergi antara aparat dan warga dalam upaya kemanusiaan ini.
Memanfaatkan momentum pertemuan tersebut, personil yang dipimpin Kanit Polsek juga melakukan himbauan langsung kepada para nelayan dan masyarakat pesisir yang sedang beraktivitas. Mereka diminta untuk segera melaporkan atau menghubungi pihak berwajib jika menemukan tanda-tanda atau korban yang diduga tenggelam di sekitar wilayah tersebut. Nomor kontak Pos Polsek Tegaldlimo juga disebarkan untuk mempermudah koordinasi.
“Kami apresiasi partisipasi aktif masyarakat. Himbauan kami sampaikan agar jika ada nelayan atau warga yang menemukan sesuatu, segera laporkan. Ini untuk kepentingan bersama dan mempercepat proses,” ujar Kanit Polsek Tegaldlimo di sela pencarian.
Meskipun kegiatan operasi pencarian dinyatakan berjalan lancar, terkendali, dan penuh semangat, hasilnya hingga laporan ini dibuat masih nihil. Korban yang diduga tenggelam tersebut belum juga ditemukan.
Pihak berwenang memperkirakan faktor arus dan gelombang di perairan Tanjung Kapal pada musim seperti ini cukup kuat, sehingga memungkinkan korban terbawa jauh dari titik awal kejadian. Hal ini menantang tim untuk mungkin memperluas area pencarian di hari-hari berikutnya.
Kepolisian Sektor Tegaldlimo dan Balai TNAP belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai apakah pencarian akan dilanjutkan pada hari Selasa (09/12/2025). Namun, berdasarkan prosedur standar operasi penyelamatan, biasanya upaya akan dilanjutkan dalam beberapa hari ke depan selama masih ada kemungkinan korban ditemukan, dengan mengevaluasi kembali wilayah pencarian.
Insiden ini kembali mengingatkan akan pentingnya keselamatan berkegiatan di perairan, khususnya bagi para pemancing. Penggunaan alat pengaman diri seperti pelampung sangat disarankan, terlebih saat memancing di spot-spot yang curam atau dengan ombak besar. Masyarakat diharapkan lebih waspada dan selalu memantau informasi cuaca sebelum beraktivitas di laut.