Resor Kucur Tunjukkan Konsistensi dalam Pengawasan dan Konservasi
Kucur, 19 Desember 2025 – Unit Resor Kucur di bawah pengelolaan Balai Besar Taman Nasional Alas Purwo (BBTN Alas Purwo) kembali menunjukkan komitmen tinggi dalam pengelolaan kawasan konservasi melalui serangkaian kegiatan terpadu pada Jumat, 19 Desember 2025. Kegiatan yang dipimpin oleh petugas piket Sutikno dan Paidi, serta didukung oleh mitra TNAP (Tenaga Alam dan Pariwisata) Roni Gagah dan Rizal Danang, mencakup pelayanan pengunjung, pemeliharaan sarana, patroli perlindungan, hingga pemantauan keanekaragaman hayati.
Kegiatan hari ini diawali dengan pelayanan kepada 16 pengunjung minat khusus pemancingan, menunjukkan fungsi wisata terbatas yang diatur secara berkelanjutan. Selanjutnya, tim membersihkan lingkungan sekitar Pos Kucur untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan pos sebagai garda terdepan pengawasan.
Aktivitas inti berfokus pada upaya perlindungan ekosistem. Tim melakukan patroli perlindungan intensif di wilayah Blok Jatipapak hingga Curah Kembang. Salah satu tindakan proaktif yang dilakukan adalah penanganan satwa konflik melalui pembersihan atau pembabatan area homering banteng. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi potensi konflik antara banteng dengan aktivitas di sekitarnya dengan menjaga ketersediaan ruang yang aman bagi satwa dilindungi tersebut.
Hasil pengamatan satwa yang dilakukan di Airstrip Jatipapak pada pagi dan sore hari memberikan gambaran yang menggembirakan tentang kondisi biodiversitas di kawasan tersebut. Pagi hari, tercatat 8 ekor Merak Hijau yang megah, 1 ekor Paok Pancawarna, serta beragam burung seperti Bubut Alang-alang, Kerak Kerbau, dan burung endemik Jawa seperti Cekakak Jawa. Yang istimewa, pengamatan sore hari berhasil mendokumentasikan kehadiran 14 ekor Banteng (Bos javanicus), flagship species Taman Nasional Alas Purwo, di area tersebut. Kehadiran Merak Hijau juga meningkat menjadi 9 ekor pada sore hari, diiringi oleh catatan untuk Ayam Hutan, Uncal, dan Cendet.
“Seluruh rangkaian kegiatan hari ini berjalan lancar dan tertib. Tidak ada aktivitas mencurigaan atau pelanggaran (tipihut) yang ditemukan selama patroli. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat dan pengunjung sudah semakin baik, didukung oleh pengawasan yang konsisten dari kami,” ujar Sutikno, salah seorang petugas piket.
Kegiatan Resor Kucur ini merefleksikan pengelolaan taman nasional yang seimbang, antara pemanfaatan wisata alam yang bertanggung jawab, upaya perlindungan habitat, dan pemantauan populasi satwa liar. Keberhasilan menjaga kawasan bebas dari gangguan ilegal sekaligus mencatat kehadiran puluhan satwa dilindungi menjadi indikator positif efektivitas pengawasan harian. Kehadiran mitra TNAP dalam kegiatan ini juga menegaskan peran kolaboratif antara pengelola dan masyarakat lokal dalam menjaga kelestarian Alas Purwo untuk generasi mendatang.
Dengan kondisi seperti ini, Taman Nasional Alas Purwo, khususnya sektor Kucur, terus memperkuat posisinya sebagai benteng terakhir konservasi biodiversitas Jawa Timur dan destinasi ekowisata yang unggul dan berintegritas.