Personel Resort Tanjung Pasir Intensifkan Patroli di Tengah Cuaca Ekstrem
BANYUWANGI – Personel Resor Konservasi Wilayah Tanjung Pasir terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian kawasan hutan dan melayani masyarakat. Pada Rabu (28/01/2026), serangkaian kegiatan mulai dari pengamanan Barang Milik Negara (BMN) hingga patroli perairan dilakukan guna memastikan kawasan Teluk Pangpang tetap kondusif meski didera cuaca buruk.
Fokus Pelayanan Pengunjung dan Pemeliharaan Aset
Mengawali hari, petugas di Pos Tanjung Pasir fokus pada manajerial internal dan pelayanan publik. Selain melaksanakan piket jaga rutin untuk mengamankan Barang Milik Negara (BMN), petugas juga memastikan fasilitas di sekitar resort dalam kondisi bersih dan nyaman bagi pengunjung.
Kegiatan kerja bakti membersihkan halaman kantor menjadi agenda rutin guna menjaga estetika dan kenyamanan lingkungan kerja. Hal ini penting mengingat Resor Tanjung Pasir merupakan representasi kehadiran negara di garda depan konservasi wilayah.
Patroli Kawasan: Memantau Pergerakan di Tegalpare
Memasuki siang hari, tim beralih ke lapangan dengan melakukan patroli di sekitar kawasan Teluk Pangpang, khususnya di wilayah Pasokan, Desa Tegalpare. Patroli ini bertujuan untuk memantau aktivitas masyarakat serta mencegah terjadinya Tindak Pidana Kehutanan (Tipihut).
Selain pengawasan kawasan, petugas melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas nelayan lokal. Petugas mencatat setiap pergerakan nelayan yang berangkat maupun pulang melaut di sekitar Pasokan Tegalpare. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga sekaligus memastikan tidak ada aktivitas ilegal yang merusak ekosistem mangrove maupun biota laut di kawasan konservasi tersebut.
Waspada Cuaca Ekstrem: Debit Air Sungai Meningkat
Kondisi cuaca menjadi tantangan utama dalam giat harian kali ini. Sejak sore hingga malam hari, wilayah Tanjung Pasir diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Hal ini berdampak langsung pada kondisi perairan di mana debit air sungai terpantau membesar dan arusnya menguat.
Merespons kondisi tersebut, petugas dengan sigap melakukan tindakan preventif pada aset transportasi air.
“Kondisi air sungai mulai membesar dan sangat deras. Kami segera melakukan penyesuaian dan membetulkan tali posisi sandar kapal patroli agar tetap aman dari hantaman arus,” ujar salah satu petugas piket.
Langkah cepat ini krusial dilakukan untuk mencegah kerusakan pada sarana prasarana patroli yang menjadi vital dalam mobilisasi petugas di medan perairan.
Hasil Giat: Situasi Aman dan Kondusif
Hingga berita ini diturunkan, seluruh rangkaian kegiatan di Resor Tanjung Pasir berjalan dengan lancar. Kabar baiknya, dalam patroli yang dilakukan, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda Tindak Pidana Kehutanan (Tipihut) maupun perusakan kawasan.
Meski cuaca masih belum menentu, personel tetap disiagakan di pos jaga untuk mengantisipasi segala kemungkinan, baik terkait gangguan keamanan hutan maupun potensi bencana akibat cuaca ekstrem di awal tahun 2026 ini.


