Regu pemadam kebakaran gabungan menyusuri kawasan terdampak api di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dalam operasi pemadaman pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Hari/Tanggal: Selasa, 11 Agustus 2026
Operasi pemadaman kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru pada Selasa, 11 Agustus 2026, menempatkan BKO TN Alas Purwo sebagai kekuatan penguat utama dalam tim gabungan yang diterjunkan ke lapangan. Kehadiran Bantuan Operasi (BKO) Manggala Agni dari TN Alas Purwo ini bertujuan memperkuat jajaran pemadam yang telah disiapkan untuk menangani dua titik kebakaran utama, yaitu di Blok Dingklik dan Blok Wonokitri.
Pukul 08.00 WIB: Tim Gabungan Diperkuat BKO Manggala Agni Padamkan Blok Dingklik
Pada pukul 08.00 WIB, tim pemadam memulai proses pemadaman titik api yang terletak di Blok Dingklik. Tim ini merupakan gabungan dari jajaran Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (Balai Besar TNBTS), Balai Dalkarhut JBN, BPBD, TN Baluran, dan TN Meru Betiri, yang secara khusus diperkuat oleh pasukan BKO dari Manggala Agni asal TN Alas Purwo. Dengan komposisi kekuatan gabungan ini, luasan area kebakaran yang berhasil ditangani di Blok Dingklik pada tahap awal mencapai kisaran ±600 Hektare. Sinergi antara seluruh unsur gabungan menjadi modal utama dalam mengendalikan kobaran di sektor pertama.
Pergeseran ke Wonokitri dan Savana Lembah Watangan di Komando Oleh Kababes dan Kabalai
Setelah penanganan di Blok Dingklik, tim gabungan yang sama—yang masih diperkuat oleh kehadiran Bantuan Operasi dari TN Alas Purwo—segera bergeser untuk memadamkan api di Blok Wonokitri. Pada fase pergeseran ini, struktur komando dipertegas. Pergerakan dan seluruh rangkaian pemadaman di sektor ini di komando langsung oleh Kepala Balai Besar (Kababes) TNBTS dan Kepala Balai (Kabalai) Dalkarhut JBN. Kedua pimpinan ini memimpin langsung jalannya operasi, mengatur strategi tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TN Baluran, TN Meru Betiri, serta pasukan BKO dari TN Alas Purwo, bersama dengan personel lapangan dari Balai Besar TNBTS dan Balai Dalkarhut JBN.
Pada saat pergeseran menuju lokasi baru dilakukan, terpantau bahwa api telah merambat hingga memasuki kawasan Savana Lembah Watangan. Di bawah komando langsung Kababes TNBTS dan Kabalai Dalkarhut JBN, seluruh personel gabungan—termasuk BKO Manggala Agni—segera disiagakan untuk menghadapi perluasan api di kawasan tersebut.
Pukul 18.00 WIB: Pengendalian Api di Wonokitri Berkat Komando Kababes dan Kabalai
Proses pemadaman di Blok Wonokitri dan kawasan Savana Lembah Watangan berlangsung secara intensif di bawah komando Kababes TNBTS dan Kabalai Dalkarhut JBN. Sepanjang operasi, BKO Manggala Agni bahu-membahu dengan seluruh elemen tim gabungan, yaitu BPBD, TN Baluran, TN Meru Betiri, serta personel Balai Besar TNBTS dan Balai Dalkarhut JBN, dalam menghadapi medan dan kepulan asap. Hingga pukul 18.00 WIB, kerja keras seluruh tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Kababes dan Kabalai Dalkarhut membuahkan hasil. Api di Blok Wonokitri dan Savana Lembah Watangan berhasil dikendalikan dengan luasan area yang tertangani mencapai kisaran ±100 Hektare.
Keberhasilan pengendalian di Blok Wonokitri dan Savana Lembah Watangan pada 11 Agustus 2026 merupakan hasil sinergi solid antara BKO Manggala Agni TN Alas Purwo bersama BPBD, TN Baluran, TN Meru Betiri, serta personel Balai Besar TNBTS dan Balai Dalkarhut JBN, di bawah komando langsung Kepala Balai Besar TNBTS dan Kepala Balai Dalkarhut JBN. BKO TN Alas Purwo menunjukkan dedikasi tinggi sebagai bagian tak terpisahkan dari tim gabungan yang dipimpin oleh kedua komandan tersebut. Dengan terkendalinya api di kedua blok, upaya pemulihan kawasan Savana Lembah Watangan dan sekitarnya dapat segera diprioritaskan oleh pihak terkait.