Tim petugas lapangan saat menelusuri kawasan hutan dalam rangka patroli pengamanan dan kegiatan Resor Kucur pengamatan satwa.
Halo sobat konservasi! Mengawali awal pekan pada hari Senin, tanggal 11 Mei 2026, tim kita punya berbagai agenda penting. Hari ini, program Resor Kucur pengamatan satwa dan patroli pengamanan menjadi fokus utama. Dengan kondisi cuaca yang cerah berawan, seluruh tim bekerja penuh semangat untuk menjaga kelestarian alam dan melayani pengunjung. Yuk, baca ringkasan kegiatan tim kita hari ini!
Pelayanan Pengunjung dan Antisipasi Karhut
Tim mengawali hari dengan menjaga pos dan melayani satu orang pengunjung minat khusus yang ingin memancing. Agar lingkungan pos selalu nyaman, petugas membersihkan area sekitar pos dan merapikan fasilitas mushola. Selain melayani, petugas juga memberikan edukasi kepada pengunjung agar mereka ikut melestarikan kawasan hutan.
Selanjutnya, petugas bergerak ke Blok Jatibibit untuk mengamankan kawasan dari ancaman. Tim membersihkan area sekitar embung satwa atau titik rawan kebakaran hutan (karhut) yang berlokasi di Blok Plorotan sebagai langkah antisipasi. Petugas juga berkoordinasi bersama rekan-rekan Perhutani demi menerapkan nilai dasar kolaboratif.
Hasil Resor Kucur Pengamatan Satwa
Nah, agenda yang paling seru tentu saja mendata satwa liar. Tim memusatkan aktivitas Resor Kucur pengamatan satwa di kawasan Airstrip Jatipapak. Kami berhasil mencatat banyak spesies burung yang hidup bebas di habitat aslinya.
Data Pagi Hari Saat pagi, tim mencatat rombongan besar Merak Hijau sebanyak 13 ekor. Kami juga melihat kawanan Punai sebanyak 7 ekor dan Pergam sebanyak 5 ekor. Tim menemukan spesies lain seperti Paok Pancawarna (2 ekor), Bubut Alang-Alang (2 ekor), Kerak Kerbau (2 ekor), dan Ayam Hutan (2 ekor). Petugas juga mendata burung Cica Koreng sebanyak dua kali yang masing-masing berjumlah 2 ekor.
Selain itu, kami menghitung Cucak Kutilang sebanyak 3 ekor dan Merbah Cerukcuk sebanyak 3 ekor. Beberapa burung yang melintas sendirian (1 ekor) pagi ini meliputi Cekakak Jawa, Wiwik Incuing, Cinenen, Gagak, Tengkareng, serta Elang Ular Bido.
Data Sore Hari Menjelang sore, tim kembali memantau burung-burung di lokasi yang sama. Kami masih melihat rombongan Merak Hijau sebanyak 13 ekor. Tim juga mencatat burung lain pada sore hari yang mencakup Merbah Cerukcuk (3 ekor), Kerak Kerbau (2 ekor), Ayam Hutan (2 ekor), Bubut Alang-Alang (2 ekor), dan Cinenen (2 ekor). Terakhir, kami menemukan spesies tunggal (1 ekor) yang terdiri dari Tangkar Centrong, Wiwik Kelabu, Perkutut, dan Elang Ular Bido.
Hingga tim mengakhiri seluruh kegiatan, kami sama sekali tidak menemukan aktivitas yang mencurigakan maupun tindak pidana kehutanan (tipihut). Lingkungan hutan tetap aman, sehingga satwa liar bisa hidup tenang!

Belum ada komentar untuk artikel ini.